Category Archives: Dunia Penerjemah

Aturan Pemendekan Bunyi dalam Bahasa Jepang

Dalam percakapan bahasa Jepang, sering terjadi pemendekan atau perubahan bunyi dari bentuk yang baku.

Supaya pelisanan bahasa Jepang kita terdengar lebih alami, kita perlu ingat beberapa “aturan” pemendekan itu.

1) …te iru → …teru

Contoh : ai shite iruai shiteru (aku cinta padamu)

2) …te oku…toku

Contoh : katte okukattoku (membeli)

3) …te iku…te ku

Contoh : motte ikumotte ku (membawa pergi)

4) …te itta …tetta

Contoh : tsurete ittatsuretetta (mengajak pergi)

5) …te ike … teke

Contoh : motte ikemotteke (bawalah pergi)

6) …te shimau…chau

Contoh : koboshite shimaukoboshicau (menumpahkan)

nonde shimaunonjau (minum semua)

7) …nakereba…nakya

Contoh : shinakereba shinakya (harus melakukan)

8 ) …no desu…n desu

Contoh : Nebou shita no desu.Nebou shitan desu. (Saya bangun kesiangan)

9) dou surebadou su’rya (Bagaimana seharusnya)

Dou sureba ii no? Dou su’rya ii no? (Aku musti gimana nih?)

10) sore wasorya

Sore wa komaru. Sorya komaru. (Kalo gitu sih, aku yang repot)

11) kono aidakonaida

Kono aida atta bakari. Konaida atta bakari. (Sebelum ini aku baru ketemu dia)

12) sumimasen suimasen

Suimasen. (Maaf /Permisi / Terima kasih)

13) wakaranai wakannai

Wakannai. (Nggak tau. / Nggak ngerti.)

Semoga berguna.

Lowongan Penerjemah Komik Bahasa Jepang di m&c!

Satu lagi informasi lowongan untuk penerjemah komik yang saya dapatkan dari Facebook, kali ini dari catatan m&c!:

Penerjemah Bhs. Korea / Asisten Editor :
1. Bisa berbahasa Korea
2. Suka komik
3. Sanggup bekerja dengan deadline.

Statusnya : Freelance.
CV bs dikirim ke Contact Febby di : febby@m-c.gramediapublishers.com atau Tika di : tika@m-c.gramediapublishers.com

Penerjemah Bhs. Jepang / Asisten Editor :
1. Bisa berbahasa Jepang
2. Suka komik
3. Sanggup bekerja dengan deadline.

Statusnya : Freelance.
CV bisa dikirim ke Contact Febby di : febby@m-c.gramediapublishers.com atau Tika di : tika@m-c.gramediapublishers.com

PENERJEMAH : pekerjaan dilakukan di rumah dan diselesaikan dalam batas waktu yang ditentukan

ASISTEN EDITOR: pekerjaan dilakukan di kantor m&c membantu pekerjaan editor. paling lama 5 jam di kantor.

Ada yang mau ikut melamar? Soalnya kalau saya, tertarik sekali menjadi penerjemah komik. Hari Rabu pekan lalu saya sudah kirim lamaran melalui e-mail, dan dijanjikan hasil pemindaian materi tes komik akan dikirimkan ke alamat e-mail saya. Itu kan sudah seminggu yang lalu ya… tetapi kabar baru belum datang-datang juga. Sementara rekan penerjemah lain yang ikut tes komik di kantor m&c! sudah tinggal menunggu keputusan tentang hasil tesnya saja.

Mudah-mudahan saya tidak dilupakan *ihiks*. Kabarnya kuota penerjemah yang dibutuhkan cukup banyak jadi melamar mulai sekarang pun masih sempat. Mungkin kalau banyak penerjemah bahasa Jepang yang ikut tes melalui e-mail , editor rela repot-repot memindai komik sedikit lebih cepat lagi, demi hajat hidup orang banyak.

Jadi, tunggu apa lagi! Cepat kirimkan lamaran dan daftar riwayat hidup Anda ke alamat di atas! *Kayak yang udah jadi staf aja nih*

Selagi Anda menelusuri Facebook, silakan kunjungi laman saya: Andini Rizky, Penerjemah Bahasa Jepang di http://facebook.com/BahasaJepang.

Saat ini komunitas kecil laman itu beranggotakan 471 orang yang menerima berita pembaharuan catatan atau pranala dari saya tentang bahasa Jepang setiap hari. Kalau mau ikut bergabung atau tanya-tanya tentang bahasa Jepang lewat wall pada saya, silakan klik tombol Like dulu.

Yoroshiku onegai shimasu.



Bagaimana Cara Menjadi Penerjemah Komik di Elex Media?

Dari Catatan Penerbit Elex Media Komputindo di laman Facebook-nya:

Q : Saya ingin melamar sebagai penerjemah, bagaimana ya?
A : Anda harus membuat janji temu terlebih dahulu via tlp / email:
Tlp. 021-53650110 ext 3228 atau 3232, email: manga@gramediapublishers.com .

Jadi itulah yang saya lakukan hari Rabu pekan lalu: mengirimkan lamaran lewat surel ke manga@gramediapublishers.com, tak lupa disertai curriculum vitae dalam bentuk pdf.

Beberapa jam kemudian, editor Elex Media menelepon saya, untuk meminta saya datang untuk ikut tes menerjemahkan komik di  kantornya. Saya katakan saya tidak bisa, dan sang editor setuju untuk mengirimkan materi tes lewat jasa Tiki.

Keesokan harinya, Kamis, paket tes berupa tiga judul komik, masing-masing 10~15 halaman datang. Tiap gelembung percakapan dan teks narasi sudah dinomori semuanya, saya tinggal menerjemahkan sesuai nomor itu. Namanya juga komik, kalimatnya 90% percakapan. Sebagian besar gambar (lah iya lah), kalimatnya pendek-pendek, onomatope-nya banyak sekali, dan ini berbeda dengan naskah buku nonfiksi yang biasa saya terjemahkan.

Jumat sore, hasil print-out terjemahan saya dan materi tes saya kembalikan lewat Tiki ke alamat Elex Media. Senin pagi, datang surel yang menyatakan hasil penilaian akan turun 1 minggu lagi.

Sempat tanya-tanya ke penerjemah komik yang senior, Mbak Sarah K., katanya tenggat untuk 1 komik biasanya 2 minggu. Satu komik sekitar 200 halaman. Honor tergantung bermacam-macam faktor (kemampuan penerjemah, senioritas, ketentuan editor, dan sebagainya), di antara rentang 225 ribu rupiah sampai di atas 500 ribu rupiah.

Maka sekarang saya menunggu, dengan tidak sabar, apakah saya akan diterima sebagai penerjemah komik di Elex Media atau tidak. Setelah menerjemahkan materi tes itu, saya tidak melihat alasan saya harus ditolak sih… *percaya diri*

Semoga bermanfaat untuk penerjemah bahasa Jepang lain yang mungkin ingin mencari variasi dari tugas kesehariannya.

Cara Menjadi Penerjemah Komik

Karena mencantumkan profesi “penerjemah bahasa Jepang” di akun social media, saya cukup sering dituduh sebagai penerjemah komik, padahal bukan. Buku-buku terjemahan saya belum terbit tuh, lagipula kategori terjemahan saya nonfiksi.

Kata Mereka tentang Penerjemah Komik

Iseng-iseng meng-Google kata “penerjemah komik”, saya menemukan thread diskusi tentang komik terjemahan di Kaskus dan forum Elex Media.

Menurut forum itu:

1. beberapa pembaca lebih suka sapaan “chan“, “kun“, “sama“, “senpai” dan lain-lain tetap dicantumkan untuk menunjukkan nuansa tingkat penghormatan yang sulit diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia *oh gitu ya*

2. banyak kesalahan terjemahan yang menunjukkan penerjemah kurang wawasan dan kemampuan berbahasa Jepang, sedangkan pembaca malah lebih tahu, dan itu membuat pembaca sangat keki… *hi hi wajar*

3. banyak komik-komik bagus yang dibunuh dan menjadi tidak laku oleh penerjemahnya … *oh my God, masa sih?*

4. pembaca rajin memeriksa nama penerjemah untuk mengira-ira kualitas komik *surprise, surprise*

Seandainya saya penerjemah komik, pasti bangga sekali ya kalau ada penggemar komik yang bilang… “aku nggak ragu beli komik ini karena penerjemahnya Andini Rizky”. Bentar, mengkhayal dulu…

Proses Penerjemahan Komik

Mau tahu bagaimana prosesnya penerjemah bahasa Jepang menerjemahkan komik? Saya juga, dan menemukan laman blog ini. Ternyata, pada lembar fotokopi komik, tiap balon dan kolom diberi nomor dulu, baru diketik terjemahannya di MS Word.

Cara Menjadi Penerjemah Komik

Saya belum pernah melamar menjadi penerjemah buku karena waktu itu saya direkrut tanpa tes oleh Editor penerbit. Cara melamar menjadi penerjemah pernah ditulis oleh penerjemah Femmy Syahrani, yang mungkin harus saya terapkan juga kalau ingin melamar menjadi penerjemah komik. Dari forum Elex Media, saya mendapatkan alamat surel untuk memasukkan lamaran penerjemah komik.

^^ yg tertarik jadi penerjemah komik bisa kirimkan email ke sini. untuk membuat janji terlebih dahulu, sehabis itu akan dites ^^

Wah kalau harus tes di kantornya, saya jelas nggak bisa pergi. Apa nggak bisa lewat e-mail aja ya? Nanya ah, nanti.

Honor Penerjemah Komik

Dulu sekali saya pernah diberi tahu teman, honor menerjemahkan sebuah komik Jepang Rp 300.000,00. Nggak tahu ya, sekarang.

Menjadi penerjemah komik sepertinya menarik juga, tetapi sementara ini saya kerjakan dulu terjemahan yang ada di depan mata. Tenggat sudah semakin dekat, musti ngebut nih.

Demikian riset saya tentang cara menjadi penerjemah komik. Semoga berguna. Senang sekali kalau ada yang mau berbagi pengetahuan lewat kolom komentar.

Hasil sampingan dari riset ini:
“sintas” adalah padanan kata bahasa Indonesia dari “survive“. Sedangkan “survivor” adalah “penyintas” . Kalau judul lagu “I will Survive“, jadi… “Aku akan Sintas”? Dijamin nggak ada yang ngerti. Haha.

Obral Penutupan di Kinokuniya

Like This!

Terkabul juga keinginan beli buku berbahasa Jepang di clearance sale Kinokuniya PI setelah memohon dengan sangat biasa-biasa saja kepada suami untuk tidak lembur supaya bisa mengantarkan ke sana.

Saya baru pertama kali ke sana dan kesan pertama, eh, ternyata tokonya kecil ya. Kira-kira hanya seluas toko swalayan Alfamart di dekat rumah. Pengunjungnya ramai tetapi tidak sesak sekali juga, mungkin karena sudah malam. Yang penting… di sekitar rak buku dan majalah berbahasa Jepang lengang sehingga kami bisa memilih dengan santai. Ada majalah wanita, majalah komik yang tebal-tebal, buku-buku panduan wisata, majalah mode dan gaya rambut, buku-bukunya kebanyakan versi bunko (文庫, buku saku).

Senang sekali mendapatkan harta karun: noberaizu (ノベライズ) film Nana. Noberaizu itu istilah dari bahasa Inggris novelized (version), artinya buku novel yang diturunkan dari film. Tiga puluh ribu. Bahagia.

Satu lagi, buku bunko terjemahan Da Vinci Code (ダヴィンチ・コード) yang ditulis Dan Brown. Konyolnya cuma ada buku pertama, sedangkan buku kedua, dan ketiga tidak tersedia. Saya pikir pasti menarik membandingkannya dengan terjemahan bahasa Indonesia. Tak apalah, meski sepertiga bagian saja. Lima puluh ribu.

Ah, ini ada trivia yang bagus: jika sebuah judul bersambung menjadi buku pertama dan buku terakhir,
buku pertama disebut jouhen (上編, secara literal: tulisan bagian atas),
dan buku kedua disebut gehen (下篇, secara literal: tulisan bagian bawah).

Kalau novel tersebut terdiri tiga bagian, buku kedua disebut chuuhen (中編, secara literal: tulisan bagian tengah).

Pengetahuan yang penting hanya kalau Anda ingin membaca buku bersambung. Tak perlu bingung, berarti bacanya mulai dari atas (上) ke bawah(下), OK.

Selain itu suami saya membeli beberapa majalah bisnis JepangAssocie, dan putri saya (6) senang sekali mendapatkan buku-buku latihan berhitung dalam bahasa Jepang. Satu cuma 10 ribuan sih.

Wah, senang sekali dapat bacaan murah. Bahasa Jepang lagi. Di mana lagi gitu loh. Kapan lagi gitu loh. Sering-sering dong obralnya. *Kasihan, Kinokuniya tutup semua nanti.*

Oh ya, hari ini hari terakhir ya.

Add to FacebookAdd to DiggAdd to Del.icio.usAdd to StumbleuponAdd to RedditAdd to BlinklistAdd to TwitterAdd to TechnoratiAdd to Yahoo BuzzAdd to Newsvine