Category Archives: Percakapan Bahasa Jepang

Ingin Cari Siapa?

In full Kimono, Niigata, Japan.

Dalam sebuah buku percakapan bahasa Jepang, saya menemukan kalimat:

“Donata o sagashitain desu ka?”

どなたを探したいんですか。

(Anda ingin cari siapa?)

Saya berpikir.. kalimat ini SALAH. Lalu yang betul, apa ya?

Kemudian saya menyadari, selama tinggal di Jepang saya tidak pernah menggunakan kalimat tersebut,”Anda ingin cari siapa?”

Mengapa?

Karena kalau ada tamu memencet bel, begitu saya membuka pintu sedikit (dengan kunci rantai tetap terkait sehingga pintu tidak terbuka seluruhnya), tamu tersebut akan langsung memperkenalkan diri dan mengatakan keperluannya.

Misalnya,”Saya dari koran XYZ. Apakah Anda ingin berlangganan?” atau “Selamat siang. Saya dari ABC. Apakah Anda Andini-san? Ada kiriman.”

Begitu juga dalam percakapan di telepon. Orang Jepang yang menelepon akan segera menyebutkan nama dan keperluannya setelah kita mengucapkan “moshi moshi” (halo). Memang begitu adat sopan santunnya.

Berarti, saya tidak pernah perlu bertanya!

Nah, mengapa kalimat “Donata o sagashitain desu ka?” itu salah?

1. Karena “donata” (siapa) adalah penghormatan untuk orang lain. Sedangkan orang yang dicari di sini adalah orang dari keluarga atau perusahaan sendiri. Kita tidak menggunakan penghormatan pada “orang dalam”, sehingga yang tepat adalah “dare”, bukan “donata”.

2. Menanyakan dalam bentuk -tai (ingin) kepada orang yang belum akrab terasa terlalu langsung dan kurang sopan. Lebih baik menggunakan “osagashi desu ka” atau “osagashi deshou ka”.

Jadi kalimat yang tepat secara tata bahasa:

Dare o osagashi desu ka?

だれをお探しですか。

Atau, alternatif lain:

Dare o oyobi shimashou ka?

だれをお呼びしましょうか。

Siapakah yang bisa saya panggilkan untuk Anda?

Tetapi, ada tapinya. Kedua kalimat ini pun jarang dipakai ;P

Untuk menanyakan keperluan seorang tamu, ungkapan berikut ini lebih lazim:

Dono you na goyouken deshou ka?

どのようなご用件でしょうか。

Ada keperluan apa?

(Pertanyaan ini akan dijawab oleh tamu dengan perkenalan diri, nama orang yang dicari, dan keperluannya.)

Partikel di Akhir Kalimat

Saya pernah ditanyai, apa arti partikel di akhir kalimat percakapan bahasa Jepang seperti “wa”, “wa yo”, “yo ne”, dan sebagainya, dan bagaimana bedanya.

Sebetulnya tidak perlu dihapal karena semakin banyak membaca dan mendengar bahasa Jepang, tanpa diberi tahu pun lama-lama kita akan bisa menangkap perasaan pembicara yang diwakili oleh partikel akhir kalimat tersebut.

1) ne, nee
a. Memanggil.
Nee, kimi. (Hei, kamu!)
Nee, chotto hanashi ga arun da kedo. (Eh, ada yang ingin kubicarakan.)
Ne, ne, Mama kiite! (Mama, Mama, dengerin dong!)

b. Memberikan penekanan secara halus.
Waa, kirei nee. (Wah, cantiknya!)
Tanoshikatta ne. (Menyenangkan ya.)

c. Meminta persetujuan pada lawan bicara.
Enryo wa iranai kara ne. (Jangan malu-malu ya.)
Kore de iin da ne? (Begini sudah betul kan?)

d. Diselipkan di tengah kalimat sebagai pelancar ucapan.
Sore de ne, watashi ne, naichatta no. (Kemudian… saya, menangis.)

2. yo
Penekanan informasi, memberitahukan sesuatu.
Hai, ikimasu yo. (Baiklah, kita mulai ya.)
Wasureru na yo. (Jangan sampai lupa lho!).

3. yo ne
Meminta konfirmasi.
Ashita desu yo ne? (Besok kan acaranya?)

4. wa, wa yo
Digunakan wanita. Fungsinya sama dengan ‘yo‘ (no. 2)
Ano mise, yasui wa yo. (Toko itu, murah lho.)
Watashi ga yaru wa. (Saya yang akan melakukannya.)

5. no, na no
Untuk penekanan.
Sou na no? (Betul begitu?)
Nante kirei na no. (Indah sekali!)
Totemo kurushii no. (Sakit sekali.)

6. ka na?
Mempertanyakan sesuatu, bertanya-tanya pada diri sendiri.
Honto ka na? (Apakah benar ya?)
Moo icchatta ka na? (Jangan-jangan sudah pergi ya?)

7. daro
Cenderung digunakan pria. Untuk meminta persetujuan.
Oishisou daro? (Kelihatan enak, kan?)

Wanita lebih sering menggunakan ‘deshou’.
Oishisou deshou? (Kelihatan enak kan?)

8. tte, datte
a. Artinya: “katanya”.
Korarenain datte. (Katanya, nggak bisa datang.)
Kanojo mo iku tte. (Katanya, dia juga mau pergi).
Kyou mo atsui n datte. (Hari ini juga panas, katanya) Keterangan: dengar dari ramalan cuaca.

b. Penekanan.
Kimi nara dekiru tte. (Kalau kamu pasti bisa deh!)
Nakanaide, mata sugu aeru tte. (Jangan menangis, nanti pasti segera bertemu lagi kok.)

Semoga berguna ya meskipun tentu masih banyak lagi partikel di akhir kalimat yang tidak disebutkan di sini.

Frase Bahasa Jepang Terkait Komputer

Layanan internet yang saya pakai sambungannya buruk sekali jika sudah melebihi kuota 3GB. Seminggu penuh saya tidak bisa mengakses banyak situs di internet, termasuk situs andinirizky.com. Mungkin hosting-nya juga kurang bagus, sih. Karena ternyata WordPress.com lebih mudah diakses daripada situs sendiri, maka beberapa hari vakum itu saya membuat klon situs di andinirizky.wordpress.com. Kok malah dari situs berbayar pindah ke blog gratisan? Ya, tak apalah. Mungkin tahun depan saya pikir lagi apakah akan meneruskan menyewa nama domain dan hosting.

Karena saya sendiri kesulitan mengakses dan menanggapi komentar, mulai detik ini komentar di andinirizky.com akan diset OFF. Harap maklum. Kalau sempat, silakan tinggalkan komentar di situs andinirizky.wordpress.com supaya saya bersemangat menulis ya. Terima kasih.

Untuk hari ini, berikut tujuh frase bahasa Jepang yang terkait dengan komputer.

moji ga bakeru 文字が化ける
teks yang tidak ditampilkan sesuai maksud karena salah penyetelan huruf encoding atau komputer tidak bisa menampilkan kanji ⇒ mojibake 文字化け

rinku o haru リンクを張る
memasang pranala, mencantumkan link ke suatu situs di internet

CD o yaku CDを焼く
merekam data pada CD

pasokon ga omoi パソコンが重い
komputernya berat, artinya lambat memproses data

pasokon ga kooru パソコンが凍る
komputernya macet saat sedang memproses, tiba-tiba tidak bekerja lagi

pasokon o tachiageru パソコンを立ち上げる
menyalakan komputer, sama dengan pasokon no den’gen o ireru パソコンの電源を入れる, dan pasokon o kidou saseru パソコンを起動させる

pasokon o otosu パソコンを落とす
mematikan komputer, sama dengan pasokon no den’gen o kiru パソコンの電源を切る

Sekian. Mungkin kapan-kapan kita bahas tentang istilah bahasa Jepang terkait internet.

Ungkapan Cinta dalam Bahasa Jepang

Hari ini sudah Jumat ya. Besok libur dong. Malam panjang dong. Apel dong.
Bagaimana ya kalau punya pacar orang Jepang?
Ya… saya terlanjur dapat orang sini juga sih… nggak seru ah. ( ̄▽+ ̄*)

Kalau di drama Jepang… dialog ungkapan cintanya kira-kira seperti apa ya… Coba pikir dulu.

Misalnya…

Pria: Sudah berapa lama pacaran dengan cowok kamu?
Kareshi to wa dore kurai tsukiatte ru no?
彼氏とはどれくらい付き合ってるの?

Wanita : Sejak mulai pacaran… sebentar lagi jadi setahun.
Tsukiatte mou sugu ichi nen ni naru wa.
付き合ってもうすぐ一年になるわ。

Pria: Oh, serius dong ya?
Hee, jaa kanari shinken nan da.
へー、じゃあかなり真剣なんだ。

Wanita : Begitulah.
Sou ne.
そうね。

Atau mungkin kalimat-kalimat pendek begini…

Cakep.
Kawaii.
かわいい。

Ini cinta pada pandangan pertama.
Hitomebore datta no yo.
一目惚れだったのよ。

Pada saat aku melihatnya, aku tahu dialah laki-laki untukku.
Kare o mita shunkan ni, kono hito da tte wakatta no.
彼を見た瞬間に、この人だってわかったの。

Aneh ya. Kalau aku bersamamu, aku merasa damai. Seolah-olah kita sudah lama saling mengenal.
Okashii yo ne. Anata no soba ni iru to, tottemo ochitsuku no. Maru de zutto mae kara no shiriai mitai ni.
おかしいよね。あなたのそばにいると、とっても落ち着くの。まるでずっと前からの知り合いみたいに。

Aku kira aku tak akan pernah jatuh cinta. Belum pernah aku merasa seperti ini.
Koi ni ochiru nante koto wa arienai to omotte ta. Konna kimochi ni natta koto wa nai.
恋に落ちるなんてことはありえないと思ってた。こんな気持ちになったことはない。

Aku tergila-gila padanya. (Diucapkan pria).
Kanojo ni kubittake nan da.
彼女に首ったけなんだ。

Kamu senantiasa tersenyum mempesona ya.
Kimi tte itsu made mo suteki na egao o shite ru ne.
君っていつまでも素敵な笑顔をしているね。

Orang yang bisa melihat senyum itu setiap hari pasti laki-laki paling bahagia di dunia.
Mainichi sono egao ga mirareru hito wa zettai ni kono yo de ichiban shiawase na otoko da yo.
毎日その笑顔が見られる人は絶対にこの世で一番幸せな男だよ。

Aku jadi deg-degan nih.
Doki doki shichatta yo.
ドキドキしちゃったよ。

Dia? Kalau soal dia, aku sudah putusin. (Diucapkan wanita).
Kare? Kare no koto wa futta wa.
彼? 彼のことは振ったわ。

Habis dia laki-laki payah sih.
Datte, dame otoko dattan da mon.
だって、だめ男だったんだもん。

Aku tidak mau semua ini berakhir sebagai cinta tak terbalas.
Kore o kata’omoi de owarasetakunai.
これを片思いで終わらせたくない。

Aku suka padamu.
Suki da.
好きだ。

Aku sangat suka padamu.
Daisuki da.
大好きだ。

Jadilah pacarku.
Tsukiatte kudasai.
つきあってください。

Aku cinta padamu.
Ai shite iru.
愛している。

Aku berjanji akan membahagiakanmu!
Zettai ni shiawase ni suru kara!
絶対に幸せにするから!

Sudah punya cowok?
Kareshi ga iru no?
彼氏がいるの?

Sudah punya cewek?
Kanojo ga iru no?
彼女がいるの?

Sudah pacaran dengan seseorang?
Dare ka to tsukiatte ru no?
だれかと付き合ってるの?

Atau mungkin kalau menolak orang…

Maaf. Ada orang lain yang kusukai…
Gomen nasai. Suki na hito ga iru no de…
ごめんなさい。好きな人がいるので。。。

Kamu bukan tipe kesukaanku. (Jahat banget nolak begini  ^_^…)
Taipu janain desu.
タイプじゃないんです。

Atau mungkin kalau mau minta putus…

Ayo kita putus saja!
Mou wakaremashou!
もう別れましょう。

Hubungan kita jadi monoton ya.
Manneri ni natte kite ru ne.
マンネリになってきてるね。

Maaf. Ada orang lain yang kusukai. Berpisahlah denganku.
Gomen nasai. Suki na hito ga dekita no. Wakarete kudasai.
ごめんなさい。好きな人ができたの。別れてください。

Aku sudah muak padamu!
Kimi ni wa unzari da yo!
君にはうんざりだよ。

Aku tidak akan pernah memaafkanmu!
Anata no koto o kesshite yurusanai! あなたのことを決して許さない!

Terima kasih untuk segalanya.
Ima made arigatou.
今までありがとう。

Aku tidak akan melupakanmu.
Anata no koto, wasurenai.
あなたのこと、忘れない。

Selamat tinggal.
Sayounara.
さようなら。

Tamat.

Istilah Bahasa Jepang Terkait dengan Sekolah

Ajari @ FlickrHari ini saya iseng-iseng search Twitter dengan kata kunci ‘bahasa Jepang’. Wah, ternyata banyak yang kewalahan dengan yang namanya pe-er bahasa Jepang. Anak-anak SMA ‘kali ya? PR-nya seperti apa ya?

Oleh karena itu… hari ini, kita belajar istilah bahasa Jepang yang terkait dengan sekolah! Halah… penting nggak sih?

  1. Ujian : shiken / 試験
  2. Jadwal (jam pelajaran) : jikanwari / 時間割
  3. Sejarah : rekishi / 歴史
  4. Biologi : seibutsu / 生物
  5. Lingkup pelajaran yang keluar di ujian : shiken han’i / 試験範囲
  6. Menyontek : kannin’gu suru / カンニングする
  7. Ruang kepala sekolah : kouchoushitsu / 校長室
  8. Lembar soal : mondai youshi / 問題用紙
  9. Lembar jawaban : kaitou youshi / 解答用紙 atau touan youshi / 答案用紙
  10. Tes dadakan : nukiuchi tesuto / 抜き打ちテスト
  11. Ujian perbaikan : tsuishi / 追試 ⇒ ikut ujian perbaikan : tsuishi o ukeru / 追試を受ける
  12. Laporan : repo-to / レポート ⇒ menulis laporan : repo-to o kaku / レポートを書く
  13. Soal pilihan ganda : sentaku mondai / 選択問題
  14. Skors : teigaku / 停学
  15. Nilai sempurna : manten / 満点
  16. Hapalan : anki / 暗記
  17. Ruang perpustakaan : toshoshitsu / 図書室
  18. Aula olahraga : tai’ikukan / 体育館
  19. Membolos : saboru / サボる
  20. Sedang ada pelajaran : jugyouchuu / 授業中
  21. Semester~ : ~ gakki / ~学期 ⇒ semester baru : shin’gakki / 新学期 , semester ke-1 : ichi gakki / 1学期
  22. Pekerjaan rumah : shukudai / 宿題
  23. Papan tulis : kokuban / 黒板
  24. Belajar sebelum pelajaran : yoshuu suru / 予習する
  25. Belajar untuk mengulang pelajaran : fukushuu suru / 復習する

Sudah ah, segitu saja…