Cara Menjadi Penerjemah Komik

Karena mencantumkan profesi “penerjemah bahasa Jepang” di akun social media, saya cukup sering dituduh sebagai penerjemah komik, padahal bukan. Buku-buku terjemahan saya belum terbit tuh, lagipula kategori terjemahan saya nonfiksi.

Kata Mereka tentang Penerjemah Komik

Iseng-iseng meng-Google kata “penerjemah komik”, saya menemukan thread diskusi tentang komik terjemahan di Kaskus dan forum Elex Media.

Menurut forum itu:

1. beberapa pembaca lebih suka sapaan “chan“, “kun“, “sama“, “senpai” dan lain-lain tetap dicantumkan untuk menunjukkan nuansa tingkat penghormatan yang sulit diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia *oh gitu ya*

2. banyak kesalahan terjemahan yang menunjukkan penerjemah kurang wawasan dan kemampuan berbahasa Jepang, sedangkan pembaca malah lebih tahu, dan itu membuat pembaca sangat keki… *hi hi wajar*

3. banyak komik-komik bagus yang dibunuh dan menjadi tidak laku oleh penerjemahnya … *oh my God, masa sih?*

4. pembaca rajin memeriksa nama penerjemah untuk mengira-ira kualitas komik *surprise, surprise*

Seandainya saya penerjemah komik, pasti bangga sekali ya kalau ada penggemar komik yang bilang… “aku nggak ragu beli komik ini karena penerjemahnya Andini Rizky”. Bentar, mengkhayal dulu…

Proses Penerjemahan Komik

Mau tahu bagaimana prosesnya penerjemah bahasa Jepang menerjemahkan komik? Saya juga, dan menemukan laman blog ini. Ternyata, pada lembar fotokopi komik, tiap balon dan kolom diberi nomor dulu, baru diketik terjemahannya di MS Word.

Cara Menjadi Penerjemah Komik

Saya belum pernah melamar menjadi penerjemah buku karena waktu itu saya direkrut tanpa tes oleh Editor penerbit. Cara melamar menjadi penerjemah pernah ditulis oleh penerjemah Femmy Syahrani, yang mungkin harus saya terapkan juga kalau ingin melamar menjadi penerjemah komik. Dari forum Elex Media, saya mendapatkan alamat surel untuk memasukkan lamaran penerjemah komik.

^^ yg tertarik jadi penerjemah komik bisa kirimkan email ke sini. untuk membuat janji terlebih dahulu, sehabis itu akan dites ^^

Wah kalau harus tes di kantornya, saya jelas nggak bisa pergi. Apa nggak bisa lewat e-mail aja ya? Nanya ah, nanti.

Honor Penerjemah Komik

Dulu sekali saya pernah diberi tahu teman, honor menerjemahkan sebuah komik Jepang Rp 300.000,00. Nggak tahu ya, sekarang.

Menjadi penerjemah komik sepertinya menarik juga, tetapi sementara ini saya kerjakan dulu terjemahan yang ada di depan mata. Tenggat sudah semakin dekat, musti ngebut nih.

Demikian riset saya tentang cara menjadi penerjemah komik. Semoga berguna. Senang sekali kalau ada yang mau berbagi pengetahuan lewat kolom komentar.

Hasil sampingan dari riset ini:
“sintas” adalah padanan kata bahasa Indonesia dari “survive“. Sedangkan “survivor” adalah “penyintas” . Kalau judul lagu “I will Survive“, jadi… “Aku akan Sintas”? Dijamin nggak ada yang ngerti. Haha.

36 responses to “Cara Menjadi Penerjemah Komik

  1. 3. banyak komik-komik bagus yang dibunuh dan menjadi tidak laku oleh penerjemahnya …

    Ini bener banget bu. Banyak manga shonen yang hits di jepang, genrenya ga mainstream tapi telat banget (atao bahkan ngga diterbitin) ama pnerbit2 besar indonesia.

    Walhasil, para otaku *ehm ehm kesindir..* nyari manga scannya di internet ato terpaksa mengkonsumsi manga dari pnerbit “independen non-mainstream” kaya sakura production dll. Terjemahannya ga jauh beda ama versi inggrisnya. Temanya juga komplit, mulai dr shonen, shoujo ampe… eroge *Wuah sapa itu yang suka beli manga genre terakhir? dasar. (-_-)*

    Trus satu lagi yang ngga nahan, masa manga versi “pnerbit besar” indonesia disensor segala. Sensor yang paling menggelikan itu pernah saya baca di suatu manga, ada tokoh cewek pake tanktop, disensor (dengan editan seadanya & garis-garis memble, katrok & ga profesional banget deh) dimana tanktopnya diubah jadi…jaket?? What?! Kontennya jauh dr pornografi (lha ceweknya aja jago berkelahi, porno di mananya? he3)

    Entah gimana perasaan si pengarangnya (^_^) ..
    Semoga beliau ga kapok bikin manga, ga pensiun muda ato……. ga alih profesi jadi
    sutradara JAV gara2 desperate.. v(n_n)v

  2. Hebat. Memang beda ya pengetahuannya, manga otaku. Saya aja baru tau kemarin kalau ada penerbit komik m&c dari Gramedia, dan Level itu termasuk Elex. Ada lagi toh non-mainstream. Ck ck ck…

    Mas Gema ngomongin penerbit ya, saya ngomongin kualitas terjemahan. Saya rasa urusan sensor gambar dan penerbitan itu di luar kuasa penerjemah, jadi mustinya komplain ke penerbitnya (Facebook atau Twitter barangkali?).

    Mangaka-nya mengawasi terjemahan Indonesia? Kayaknya nggak deh. Coba kalau tau kan pasti … Apa Mas Gema mau ngasih tau?😀

    • eh iya ya harusnya ke kontaknya penerbit. kok malah ngambek disini..wkwk. terbawa suasana (^_^)

      btw bu, saya baru abis ngabisin densha-otoko 13 episod. *terharu* itu ada bukunya ngga ya? terjemahan indonya gitu?..

    • Densha Otoko 13 Episode? Manga? Atau dorama?
      Saya punya novelnya doang dulu… seingat saya isinya kumpulan pesan di internet yang mengiringi kisah cinta si Densha Otoko, mirip forum Kaskus gitu. Diterjemahin pun… kayaknya kok kurang menarik ya… *gak sesuai selera saya*

      Saya belum pernah liat dengan mata kepala sendiri novel Jepang yang diterjemahkan langsung dari Jepang. Ada gak sih? Dulu pernah denger sih novel dari… kalo gak Haruki Murakami apa Kazuo Ishiguro yang langsung diterjemahin dari bahasa Jepang, tapi gak jelas juga… Botchan itu dari bahasa Jepang apa Inggris ya? Soalnya versi bahasa Inggris Botchan juga udah lama ada sih.

  3. Betul, tidak semua penerjemah Jepang adalah penerjemah komik. Seperti halnya tidak semua penerjemah komik adalah penerjemah bahasa Jepang, contohnya saya sendiri. Yang diterjemahkan adalah komik Prancis:)

    Dan benar Mbak Dini, penerjemahannya seperti itu..ikut penomoran di balon kata. Jadi repot sendiri kalau balonnya kelewat karena ngantuk, hehehe..

  4. Sama-sama, Mbak Dini.
    Saya juga nggak bisa ke kantor penerbitnya, dan bilang terus terang saja..alhamdulillah bisa tes via email. Materinya dikirim via kurir ke rumah.

  5. Mbak Dini: Iya, baik sekali. Sama-sama.

    Mas Gema: Judulnya belum boleh disebut, tapi insyaAllah tidak lama lagi terbit. Yang jelas komiknya untuk dewasa:)

    • “Yang jelas komiknya untuk dewasa:)”
      he3. Genre ini nih yang ditunggu2😀

      _(,__ __),
      (_,d888888888b,d888888888b
      d888888888888/888888888888b_)
      (_8888888P'””‘`Y8Y`'””‘”Y88888b
      Y8888P.-‘ ` ‘-.Y8888b_)
      ,_Y88P (_(_( )_)_) d88Y_,
      Y88b, (o ) (o ) d8888P
      `Y888 ‘-‘ ‘-‘ `88Y`
      ,d/O\ c /O\b,
      \_/’.,______w______,.’\_/
      .-` `-.
      / , d88b d88b_ \
      / / 88888bd88888`\ \
      / / \ Y88888888Y \ \
      \ \ \ 88888888 / /
      `\ `. \d8888888b, /\\/
      `.//.d8888888888b; |
      |/d888888888888b/
      d8888888888888888b
      ,_d88p””q88888p””q888b,
      `””‘`\ “`| /`'””`
      `. |===/
      > | |
      / | |
      | | |
      | Y /
      \ / /
      jgs | /| /
      / / / |
      /=/ |=/
      `”` `”`

  6. Andini Senpai rajin nulis blog y…. suggeeenaa..

  7. Membaca tulisan mbak Andini jadi pingin ikut nimbrung, kenapa nggak coba aja jadi penerjemah manga? Akhir-akhir ini rasanya manga di Indonesia nggak sepopuler dulu ya? Apa perasaanku saja?

    Oh iya ikut komen:
    1. Betul itu. Lagian para pembaca setia manga rata-rata sudah mengenal istilah2 bahasa jepang yang sederhana seperti akhiran ‘chan,’san, dll. Kadang2 kata sederhana seperti itu ngaruh juga ke cerita, lho. Misalnya di episode2 awal tokoh andini biasa dipanggil andini-chan. Di tengah2 episode andini marah karena nggak mau lagi dipanggil andini-chan, mau dipanggil andini doang. Nah, kalau sejak awal cerita, ‘chan’-nya nggak pernah dipake sama penerjemah, bingung dong kalau mau nerjemahin scene/dialog yang bagian ini.

    2. Iya, lho. Sebenarnya saya nggak ngerti bahasa Jepang, sih. Cuman kalo pas baca manga yang penerjemahnya kurang terampil memainkan kata-kata, sering banyak kata-kata yang ‘kurang pas’ atau jadi agak rancu, ah pokoknya nggak nyaman dibaca. Mestinya penerjemah juga nggak cuman asal men-translate, harusnya ikut menyelami dan benar-benar memahami alur cerita dan karakter masing-masing tokoh.
    Saya biasanya suka update dan download manga kesayangan saya di Internet. Yang sudah di translate ke English, sih. Soalnya di Indonesia updatenya ketinggalan sekitar satu tahun. Tapi tetep saya beli manga versi Indonesianya, kok. Biasanya suka saya bandingkan yang bahasa Inggris dan Indonesia, dan suka banyak perbedaannya. Misalnya Yang English, efek suara yang pake huruf hiragana nggak dihapus. Cukup dikasih keterangan/catatan kaki dibawahnya. Kalau Elex kan suka dihapus dan ditindih sama huruf latin. Jadi kadang2 suka ngerusak gambarnya. Justru kalau nggak diganti, kita jadi tau kalau suara “Dhuarr!!” atau “Tok, tok, tok” di Jepang dilafalkan seperti apa.

    • 1. Oh gitu ya, ada toh kasus gitu ya.🙂
      2. Sip, saya akan perhatikan tips yang Anda tulis seandainya saya jadi penerjemah komik.
      Saya baru tahu scanlation dan fansub amatir ternyata kualitas terjemahannya bagus sekali. Berarti penerjemah komik berbayar alias pro di Indonesia mustinya nggak kekurangan bahan referensi ya, karena toh sudah ada versi Inggris-nya di internet sejak setahun lalu.
      Terima kasih untuk penjelasannya yang terinci dan komplit, Ariehime-chan.

  8. ass… mau nanya apa mb.Andini pernah pergi/kuliah di japan? kok pinter banget jd penerjemah . tips khusus cara bljar bhs jpn mb andini apa?

    • Tips khusus: belajarlah bahasa Jepang untuk mengeksplorasi sesuatu yang Anda suka. Kalau suka komik, kita belajar bahasa Jepang dari komik. Kalau suka J-pop, kita belajar untuk memahami lagu favorit.

      Iya, saya pernah 10 tahun tinggal di Jepang, kuliah, dan menjadi penerjemah di sana. Asyik, lho, tinggal di Jepang.

  9. salah satu terjemahan yang cukup unik di manga klasik, Doraemon :

    Ayah nobita pernah berkata :
    “Tadaimaa”
    ketika pulang dari kerja dan mau masuk rumah

    dan terjemahannya [yang mungkin biasanya “Aku pulang”] malah “Assalamu alaikum”

    Lalu kalo gak salah Ayah nobita pernah kaget sekali, entah mungkin bilang “Shimatta” atau apapun lah, tapi terjemahannya : “MASYA ALLAH!”

    hahahaha

  10. hahahaha. lucu gih… ada-ada saja….^^

  11. Kalau saya lebih suka menerjemahkan buku-buku manual mbak. Kalau komik ribet😀

  12. Ping-balik: 2010 in review | Andini Rizky

  13. Konnichiwa,,,
    Mba saya wiwin, saya sedang menyusun skripsi tentang onomatope bahasa jepang khususnya yang ada di komik, mungkin mba punya koleksi komik jepang yang sudah di terjemahkan, bila tidak keberatan bolehkah saya meminjam untuk difotocopy,,terimakasih sebelumnya

  14. klo skarang gajinya brapa ya????
    aku mau jadi penerjemah bahasa cina,english..
    daftarnya di mana???
    kebetulan aku suka banget sama komik hehehehe

  15. Mba, mau tanya donk🙂 Kalo mau jadi penerjemah bahasa jepang itu yg diutamakan adalah yg pernah tinggal di jepang ya? Kalo belom pernah tinggal di jepang gimana, mba? Berarti kalo mau jadi penerjemah bahasa asing apapun yg diutamakan itu yg pernah tinggal di negara tsb ya?
    Soalnya cita2 saya pengen jadi penerjemah😦

  16. Kalo ada waktu, bales komentar saya donk mba🙂

  17. Kak mau tanya dong. Aku kan mau kuliah di sastra Jepang, kalo menurut kakak prospek kerjanya gimana?

  18. boleh juga tuh buat pemula

  19. Mbak Andini, nimbrung ya kasih comment. Saya baru tahun lalu balik dari Jepang ke Indonesia, dan taon ini mulai kerja sebagai penterjemah lepas komik/novel Jepang. Saya pikir banyak banget istilah2 Jepang yang susah dicarikan padanannya ke bhs Indonesia, contohnya kalo mbak Andini nerjemahin “Ore-sama” itu gimana? Dan setau Mbak, berapa sih honor penterjemah novel jepang? misalnya tebalnya 200 halaman gitu. Saya mau tahu apakah honor saya sudah sesuai standar belum, thx.

  20. kalau mau menjadi penerjemah scanlating itu gimana caranya,ya?
    saya belum bisa berbahasa jepang,tapi saya lumayan mahir dalam bahasa inggris.dan sebelumnya saya belum punya bakat apapun dalam menerjemahkan komik khususnya scanlating

  21. Perkenalkan nama saya Agatha Christie.
    Saya mohon bantuannya. Saya sedang mencari translator komik Sailor Moon. Namanya Anisetia Verani Arisa, E.P. Armanda dan Marita Wijayanti. Apakah kalian mengenal mereka? Saya mencari FB mereka tapi tidak ada . Mohon bantuannya bila memang tahu, saya ingin bertemu dengan mereka, setidaknya saya tahu mereka adalah para translator yg berkontribusi terhadap beberapa komik dari Jepang. Terima kasih banyak. Saya tinggu balasannya. Mohon bantuannya. Salam hormat, Agatha C.K.D

  22. Ping-balik: Pertanyaan-pertanyaan Perihal Menjadi #Penerjemah Buku | Terjemahan Melody

  23. Ping-balik: Tanya Jawab Perihal Menjadi Penerjemah Buku | Terjemahan Melody

  24. assalamualaikum,mba Andini… ^^ Saya penjelajah baru di blogmu ini🙂 Iseng mencari kosakata untuk menambah daftar kosakata tapi dapatnya justru lebih ^^

    Oh iya,mba… Saya tidak sengaja melihat salah seorang pembacamu menanyakan tentang mba yang pernah kuliah di jepang dan langsung ingin menanyakan bagaimana yah mba bisa berkuliah di sana? dan apakah sebelum kuliah mba Andini melatih dulu kemampuan bahasa Jepang? ._.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s